Tujuh Rumah, Kios dan Mebel Ludes Terbakar di Desa Supul, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
TIMOR TENGAH SELATAN, Wartanet. NKRI – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan tempat usaha di Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Sebanyak 7 unit bangunan, yang terdiri dari rumah tinggal, kios dagangan, hingga bengkel mebel, ludes dilahap si jago merah hingga nyaris tidak menyisakan barang berharga.
Peristiwa ini diduga menimbulkan kerugian materiel hingga miliaran rupiah. Pasalnya, mayoritas korban merupakan pengusaha dan pedagang pasar yang menyimpan stok barang dagangan bernilai jual tinggi di dalam bangunan tersebut.
Sebagai gambaran, salah satu keluarga yang rumahnya menjadi titik awal munculnya api mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp200 juta. Sementara itu, korban lain bernama Bapak Anwar (pemilik rumah ketiga) harus merelakan tumpukan karung dagangan senilai kurang lebih Rp40 juta ikut hangus, belum termasuk kerugian barang-barang rumah tangga lainnya.
Di lokasi kejadian, kondisi bangunan tampak rata dengan tanah. Hanya tersisa material logam seperti besi, kabel, tiang-tiang, dan kerangka aluminium, sementara material kayu dan seng hancur tak tersisa.
Proses Pemadaman dan Olah TKP
Upaya pemadaman api berlangsung dramatis selama 2 hingga 3 jam. Proses ini melibatkan kerja sama solid antara aparat TNI, Kepolisian, serta tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari pemerintah daerah setempat.
Saat ini, situasi di lokasi dipadati oleh petugas keamanan dan teknisi. Pihak kepolisian dari Polsek Batu Putih bersama Tim Inafis Satreskrim Polres TTS sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Di sisi lain, petugas dari PLN juga tengah bersiaga dan melakukan perbaikan jaringan di lokasi untuk menormalisasi kembali arus listrik yang sempat terputus akibat kebakaran tersebut.
Imbauan untuk Pengguna Jalan Trans Timor
Mengingat lokasi kebakaran berada tepat di pinggir Jalur Trans Timor (Desa Supul), arus lalu lintas sempat tersendat. Masyarakat atau pengendara yang hendak melintasi jalur tersebut diimbau untuk lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan. Proses evakuasi, olah TKP, serta perbaikan jaringan listrik oleh petugas PLN masih terus berjalan di bahu jalan.
Penulis: Selfi, Sharlin, Charlise
Wartanet NKRI

