Investor Pasar Modal di NTT Tembus 241.143 SID, Minat Investasi Terus Bertumbuh

KUPANG, WARTANET.NKRI — Minat masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan yang signifikan. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal di NTT mencapai 241.143 Single Investor Identification (SID) hingga Juni 2026.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Kantor Perwakilan BEI NTT, Adevi Sabath Sofani, menyampaikan data tersebut dalam kegiatan Galeri Investasi BEI Gathering dan Road to Galeri Investasi Award 2026 di Kota Kupang, Kamis (1/10/2026).

Menurut Adevi, jumlah investor pasar modal NTT dalam lima tahun terakhir meningkat dari 35.761 SID menjadi 241.143 SID, atau bertambah sekitar 6,7 kali lipat.

“Jadi jumlah investor pasar modal di NTT per Juni 2026 adalah 241.143,” kata Adevi, dikutip dari ANTARA.

Bertambah 97.775 Investor pada Semester Pertama 2026

Pertumbuhan tersebut juga terlihat sepanjang Januari hingga Juni 2026. Berdasarkan data yang disampaikan BEI NTT, jumlah investor bertambah sekitar 97.775 SID dibandingkan posisi sebelumnya, dengan pertumbuhan sekitar 68,2 persen.

Pertumbuhan ini menjadi salah satu perkembangan yang cukup besar bagi pasar modal di NTT. Sebelumnya, pertumbuhan investor di daerah tersebut umumnya berada pada kisaran 30 hingga 36 persen per tahun.

Peningkatan jumlah investor tersebut tidak hanya menunjukkan bertambahnya masyarakat yang memiliki identitas sebagai investor, tetapi juga berjalan bersamaan dengan upaya memperluas edukasi dan literasi pasar modal di berbagai wilayah NTT.

Galeri Investasi Bertambah Menjadi 23

Salah satu sarana yang digunakan untuk memperluas edukasi pasar modal adalah Galeri Investasi BEI.

Hingga 2026, jumlah Galeri Investasi di NTT telah mencapai 23 galeri, yang terdiri dari 15 Galeri Investasi di perguruan tinggi dan delapan Galeri Investasi Edukasi.

Pada tahun ini, terdapat tambahan empat Galeri Investasi Edukasi di Pulau Flores. Keberadaan galeri tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa, sivitas akademika, maupun masyarakat untuk mendapatkan informasi dan edukasi mengenai pasar modal.

BEI NTT juga menggelar Galeri Investasi BEI Gathering dan Road to Galeri Investasi Award 2026 untuk memberikan apresiasi terhadap aktivitas galeri dalam mengembangkan edukasi dan literasi pasar modal.

Penilaian Galeri Investasi antara lain mencakup penambahan jumlah rekening efek, nilai transaksi, aktivitas edukasi, serta pemerataan informasi pasar modal.

Investor Kota Kupang Didominasi Instrumen Saham

Perkembangan pasar modal juga terlihat di Kota Kupang. Berdasarkan data BEI NTT, jumlah SID di Kota Kupang mencapai 25.918 investor per 31 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.454 investor tercatat berinvestasi pada instrumen saham.

Adevi menjelaskan bahwa karakteristik investor di sejumlah wilayah NTT cukup beragam. Investor di Kota Kupang cenderung memiliki porsi investasi saham yang tinggi, sedangkan di sejumlah wilayah seperti Flores, Sumba, Rote, dan Sabu, instrumen obligasi dan reksa dana disebut lebih banyak diminati.

Untuk kelompok investor di Kota Kupang, data BEI NTT menunjukkan investor paling banyak berasal dari kalangan karyawan swasta, kemudian pelajar dan mahasiswa.

Literasi Investasi Terus Didorong

Pertumbuhan jumlah investor juga menjadi tantangan bagi lembaga terkait untuk terus memperkuat literasi dan pemahaman masyarakat mengenai investasi.

BEI sendiri menekankan pentingnya masyarakat memahami legalitas penyedia produk investasi, fungsi Single Investor Identification (SID), serta berbagai aspek yang berkaitan dengan rekening dan perlindungan investor. SID merupakan identitas tunggal investor pasar modal yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang masuk ke pasar modal, pemahaman mengenai risiko investasi menjadi bagian penting agar pertumbuhan jumlah investor juga diikuti dengan keputusan investasi yang berdasarkan informasi yang memadai.

BEI NTT dijadwalkan menyampaikan informasi lebih rinci mengenai profil investor di NTT dalam kegiatan media gathering yang direncanakan berlangsung pada akhir Oktober 2026.

Pertumbuhan investor hingga 241.143 SID menjadi salah satu indikator perkembangan aktivitas pasar modal di NTT. Di sisi lain, perluasan Galeri Investasi dan kegiatan edukasi terus dilakukan untuk mendukung masyarakat agar semakin mengenal mekanisme serta risiko investasi di pasar modal.

Adhy Vhegaz
WARTANET.NKRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *